Selamat Datang di PT Petrochem,tbk

Star Petrochem Tbk (STAR) didirikan tanggal 19 Mei 2008 dengan nama PT Star Asia International dan mulai beroperasi secara komersial sejak 2008. Kantor Pusat STAR berlokasi di Menara BCA Lt. 45 Grand Indonesia, Jl. MH Thamrin No. 1 Menteng, Jakarta 10310. Sedangkan pabrik berlokasi di Jl. Raya Serang KM12, Desa Pasirjaya, Kec. Cikupa Tangerang 15710.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham STAR adalah PT Premium Indonesia, dengan persentase kepemilikan sebesar (54,42%).

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan STAR adalah menjalankan usaha dalam bidang pembangunan, perdagangan, perindustrian, pertambangan, pengangkutan darat, pertanian, percetakan, perbengkelan dan jasa kecuali jasa dibidang hukum dan pajak. Saat ini Perusahaan bergerak dalam usaha perdagangan umum besar.

Pada tanggal 30 Juni 2011, STAR memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham STAR (IPO) kepada masyarakat sebanyak 2.000.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp100,- per lembar saham dan harga penawaran Rp102,- per lembar saham yang disertai dengan penerbitan Waran Seri I sebanyak 980.000.000 yang dikeluarkan dalam rangka penawaran umum. Waran Seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam daftar penjatahan Penawaran Umum Saham Perdana yang dilakukan oleh Penjamin Pelaksana Efek pada tanggal 8 Juli 2011. Setiap pemegang 200 lembar saham baru Perusahaan berhak memperoleh 98 lembar Waran Seri I.

Waran Seri I adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham yang bernilai nominal Rp100,- dengan harga pelaksanaan sebesar Rp102,- yang dapat dilaksanakan selama periode pelaksanaan Waran selama 3 (tiga) tahun yaitu sejak tanggal 13 Januari 2012 sampai dengan 14 Juli 2014 dimana setiap pemegang 1 waran berhak untuk membeli 1 saham Perusahaan. Pemegang Waran Seri I tidak mempunyai hak sebagai pemegang saham, termasuk dividen selama Waran Seri I tersebut belum dilaksanakan menjadi saham. Bila Waran Seri I tidak dilaksanakan sampai habis periode pelaksanaannya, maka Waran Seri I tersebut menjadi kadaluarsa, tidak bernilai, tidak berlaku dan tidak dapat diperpanjang lagi.